Connect with us

Tips Inspiratif

Waspada Gejala Post Power Syndrome

Pemicu post power syndrome biasanya terjadi pada seseorang yang kehilangan kekuasaan, jabatan, ketenaran, dan harta. Berikut ini gejala yang perlu diwaspadai.

Gejala post power syndrome

Altermedia.idKehidupan manusia di muka bumi ini bagaikan roda yang terus berputar. Perilaku dan apa yang dimiliki terkadang berubah-ubah. Terkadang kita di atas, terkadang kita di bawah. Kaya dan miskin pun berganti menghampiri seseorang. Jabatan yang dimiliki seseorang juga terkadang naik dan terkadang turun.

Tugas kita sebagai makhluk yang berakal adalah memahami bagaimana cara menghadapi suatu kondisi terburuk  yang mungkin kita hadapi. Terkait dengan berputarnya roda kehidupan, dewasa ini kita sering mendengar post power syndrome.

Lantas apa post power syndrome ini? Secara umum, post power syndrome bisa diartikan sebagai gejala yang timbul pada seseorang yang tadinya memiliki segalanya dan berakhir pada situasi yang tidak mampu melakukan apa pun dengan apa yang dimilikinya.

Meski bukan bagian dari gangguan jiwa atau kejiwaan, post power syndrome sering kita temui di masyarakat. Kondisi itu bahkan sering muncul di lingkungan kerja atau bahkan di keluarga kita sendiri.

Pemicu post power syndrome biasanya terjadi pada seseorang yang kehilangan kekuasaan, jabatan, ketenaran, harta benda, atau nama baik yang diikuti dengan harga diri yang menurun.

Karena kehilangan itu, secara psikis seseorang lebih mudah tersinggung dan sulit mengontrol emosi. Parahnya, orang yang mengalami sindrom ini sering kali tidak sadar dengan kondisi yang ia alami.

Gejala yang sering ditemukan oleh seorang yang mengalami post power syndrome biasanya adalah emosi yang tidak terkontrol, sering menyendiri, mudah tersinggung, kecewa yang mendalam, merasa takut, dan terkadang hilang rasa percaya diri.

Baca juga:  Kado Sederhana yang Bisa Kamu Berikan di Hari Ibu

Maka, bila memiliki jabatan atau harta yang melimpah, janganlah kita lantas sombong dan berbangga diri. Karena semua yang kita miliki tidaklah abadi. Sehingga ketika jabatan, ketenaran, dan harta benda tak lagi kita miliki, kita masih bisa bangkit dan percaya bahwa semua itu akan mampu kita raih kembali.

Blad bread dude with mind full of curiosity. A student of life decide to learn by listening story of million minds of others precious thoughts

Advertisement

Topics

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id