Connect with us

Tips Inspiratif

Kaum Milenial Jangan Terbawa Arus dengan Status “Janda atau Duda”

Status janda atau duda seringkali dianggap buruk di kalangan masyarakat. Ini tentu saja memberi contoh yang kurang baik bagi kaum milenial.

https://www.vecteezy.com/vector-art/85191-avatar-vectors
Photo: www.vecteezy.com/vector-art/85191-avatar-vectors

Altermedia.idKeadaan seseorang yang telah menyandang status janda dan duda sudahlah berat. Keadaan itu dipersulit lagi dengan adanya stigma dari masyarakat karena statusnya tersebut.

Pandangan Tentang Janda atau Duda di Masyarakat

Mari simak beberapa hal yang membuat janda dan duda terus dicap negatif di masyarakat.

1.   Bercerai = Gagal

Memang benar status mereka bercerai. Namun, perceraian ini banyak sekali faktor penyebabnya. Padahal, tidak bisa dielakkan bila bercerai karena suami atau istri dipanggil oleh Yang Mahakuasa atau karena sebuah kasus yang sama beratnya. Kondisi-kondisi itu tidak memungkinkan satu sama lainnya bisa mempertahankan hubungan.

2.   Sudah Tidak Lagi Single

Jika sudah pernah mengalami masa-masa indahnya pernikahan, rasanya tidak akan sama ketika melangsungkan pernikahan kedua.

Hal ini akar dari munculnya stigma tersebut. Janda dan duda yang akan move on akan mencoba mencari pendamping baru mereka. Keputusan ini sering disalahartikan oleh masyarakat sekitar.

3.   Dinilai Selalu Salah Dalam Pergaulan

Manusia membutuhkan makhluk sosial lainnya agar bisa bertahan hidup. Ini juga terjadi pada janda dan duda yang membutuhkan pasangan di kehidupan pernikahan barunya.

Tak ayal, ada beberapa yang menjadi sorotan karena caranya dalam menemukan pasangan suami atau istri yang sudah membangun rumah tangga. Penting dalam menjaga pergaulan dan orang-orang yang berinteraksi di sekitar kita untuk mampu meredakan stigma-stigma negatif ini.

Baca juga:  Jenis Asuransi yang Ada di Indonesia

4.   Kesendirian yang Dipandang Sebelah Mata

Saat status janda dan duda sudah melekat pada seseorang. Respons lingkungan malah sebaliknya. Lingkungan bisa tidak ikut mendukung apa yang telah menjadi keputusannya, bahkan memandang sebelah mata.

Maraknya kasus perebut pasangan orang lain oleh janda atau duda dari rumah tangga yang telah dibina ikut membuat duda/janda dilecehkan.

Banyak sekali faktor penyebab perceraian. Lingkungan seharusnya tak bisa mengambil langkah dalam menghakimi secara sepihak.

Nah, sebagai kaum milenial, ada baiknya ubah mindset agar tidak terseret arus dalam stigma negatif ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Topics

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id