Connect with us

Tokoh Nasional Indonesia

Mengenal Hasmi, Kreator Tokoh Gundala Putra Petir

Bicara Gundala Putra Petir, tak bisa dipisahkan dari penciptanya yakni Hasmi.

Photo Credit: Wikimedia Common

Berbicara sejarah komik Tanah Air tidak bisa lepas dari sosok Harya Suryaminata yang akrab disapa Hasmi. Dirinya adalah pencipta tokoh karakter sekaligus komik ‘Gundala Putra Petir’. Pria yang lahir bertepatan dengan Hari Natal 25 Desember 1946 ini memiliki segudang pengalaman dan kisah inspiratif bagi para generasi penerus, khususnya dalam dunia seni kreatif dan komik Indonesia. Berikut ini kisah singkat Hasmi.

Tak hanya Gundala

Masyarakat Indonesia mungkin mengenal Hasmi lewat karya Gundala saja. Lebih dari itu, Hasmi juga telah menciptakan banyak tokoh dalam karyanya. Sebut saja tokoh Maza, Pangeran Mlaar, Sembrani, Merpati, Jin Kartubi, Kalong, Pengkor, Ghazul, hingga karakter Ki Wilawuk. Untuk komik Gundala sendiri, sepanjang 1969 hingga 1982, ada sekitar 23 judul komik yang sudah terbit.

Dalam dunia komik, Hasmi setidaknya telah menerbitkan 50 judul komik dengan 200 episode, yang merupakan pencapaian komik terbanyak di kalangan para komikus lokal. Hasmi juga sempat banting setir menjadi seorang penulis skenario. Bahkan sesekali dirinya tampil sebagai bintang tamu dalam sebuah sinetron.

Beberapa skenario film yang dia tulis di antaranya adalah ‘Kelabang Sewu’ yang disutradarai Imam Tantowi. Kemudian ada film ‘Lorong Sesat’ dan ‘Harta Karun Rawa Jagitan’. Hasmu juga menulis skenario untuk acara kesenian, salah satunya ketoprak di TVRI.

Suka seni sejak usia muda

Kecintaan Hasmi terhadap dunia komik bukanlah tanpa alasan. Dirinya memang suka menggambar sejak masih duduk di bangku SMP BOPKRI 1 Yogyakarta. Awalnya, dia sempat ingin menjadi seorang insinyur dan mendaftar di Universitas Gadjah Mada, tetapi gagal melewati tes masuk. Tak patah semangat, Hasmi pun akhirnya mendaftar di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) pada 1967. Di ASRI, ia hanya bertahan dua tahun karena lebih memilih keluar untuk fokus pada serial Gundala yang sangat digemari di era 1970-an.

Baca juga:  Tak Hanya Teori Crack, BJ Habibie Juga Ciptakan 4 Karya Besar Ini untuk Indonesia

Kecintaannya pada dunia komik tidak luntur seiring bertambahnya usia. Pada 2003 lalu misalnya, dirinya menjadi salah satu pendiri dari PT. Bumilangit. Cita-citanya bersama perusahaan yang didirikannya ini adalah ingin membangkitkan kembali industri kreatif di Tanah Air, khususnya dalam dunia komik.

Didapuk sebagai Cretive Director, Hasmi juga ingin meletakkan dasar-dasar pengembangan maupun pembaharuan dalam karakter komik yang nantinya dikelola PT. Bumilangit. Dalam hal ini termasuk juga tokoh Gundala.

Tutup usia

Pada 6 November 2016 lalu, Hasmi tutup usia di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta. Hasmi tutup usia di umurnya yang ke-70. Sebelumnya, menurut sang anak, Hasmi sempat menjalani operasi usus sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Kepergian Hasmi meninggalkan istri bernama Mujiyati dan dua orang putri bernama Ainun Anggamukti dan Bathari Sekar Dewangga.

Para rekannya mengenang Hasmi sebagai sosok yang humoris dan ramah serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh pengamat budaya, Arswendo Atmowiloto. Menurutnya, Hasmi tidak hanya piawai menciptakan humor dalam karyanya saja, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang membuat sosoknya menjadi semakin dikenang oleh siapa saja.

Sahabat sekaligus seniman Butet Kartaredjasa juga menuturkan hal yang sama. Bahkan Hasmi bercita-cita, sebelum meninggal, ingin karyanya ‘Gundala Putra Petir’ difilmkan. Namun, sayangnya Hasmi belum sempat melihat karyanya difilmkan hingga dia berpulang. Almarhum Hasmi dimakamkan di Makam Seniman Imogiri, Bantul selang satu hari setelah dirinya meninggal dunia.

Baca juga:  Deddy Corbuzier, Sosok Penuh Inspirasi di Balik Penampilan Sangar

Kisah Hasmi sebagai seorang pelopor komikus di Indonesia memang patut diapresiasi. Meski sosoknya telah berpulang dua tahun lalu, setidaknya karya dan dedikasinya dalam dunia komik bisa menjadi pemantik semangat bagi komikus Indonesia masa kini untuk terus berkarya.

Blad bread dude with mind full of curiosity. A student of life decide to learn by listening story of million minds of others precious thoughts

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Topics

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id