Connect with us

Tips Inspiratif

Inilah Lokasi Wisata Desa Takpala

Desa Takpala – kepala adat di sana memang lain dari desa lain di sekitarnya. Jika Anda belum mengetahuinya, Desa Takpala adalah salah satu desa di Nusa Tenggara Timur, tepatnya berada di Pulau Alor. Desa Adat Takpala merupakan desa yang kaya akan warisan budaya. Bahkan bukan hanya kaya saja, melainkan sebuah desa yang masih kental dengan budaya yang masih asli.
Desa Adat Takpala adalah desa yang dihuni oleh para Suku Abui. Untuk pergi kesana, tidak membutuhkan perjalanan yang lama atau perjalanan dengan medan sulit dari pusat kota. Sehingga Anda tak perlu khawatir akan perjalanannya. Berikut ini akan dibahas tentang Suku Abui yang mendiami desa ini dan akses menuju Desa Takpala.

Suku Abui Sebagai Penghasil Tenun Di Desa Takpala – Kepala Adat

Adalah tenun jenis tenun jempolan yang aktif dibuat oleh penduduk asli Desa Takpala – kepala adat. Berdasarkan bahasa keseharian Suku Abui, Takpala adalah istilah yang menyatakan sebuah kayu pembatas. Tak hanya Suku Abui saja yang mendiami Pulau Alor, namun Suku Abui ini adalah penduduk terbesar yang mendiami Pulau Alor jika dibandingkan dengan suku lainnya.

Tadinya Suku Abui tinggal di pedalaman sekitar Gunung Alor, namun karena supaya pembayaran pajak untuk Raja Alor menjadi lebih mudah mereka pindah ke pesisir pantai.

Pada aktivitas kesehariannya, ada aktivitas berbeda pada penduduk laki-laki dan penduduk perempuan. Penduduk laki-laki biasa menghabiskan waktu keseharian dengan berladang, adapun ladang yang mereka rawat dan tanami adalah ladang jagung dan singkong. Beberapa dari mereka memilih untuk berburu demi memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. 

Sedangkan penduduk perempuan biasa menghabiskan waktu dengan menenun. Tenun Takpala adalah tenun yang khusus dibuat oleh penduduk Desa Takpala. Tenun ini hadir dengan beragam motif, antara lain ikan, kura-kura, dan bunga. Warnanya pun juga beragam, ada yang hitam, merah, dan biru. Kain tenun dari Takpala ini biasa dijual 150 an ribu hingga jutaan rupiah.

Akses Jalan Menuju Desa Takpala – Kepala Adat

Desa Adat Takpala sangat mudah diakses karena memang terletak di pinggir pantai dan berada di sisi jalan. Dari Bandara Mali, hanya dibutuhkan waktu 15 menit perjalanan saja untuk sampai ke Desa Takpala. Sedangkan jika Anda dari Kabupaten Alor, Kalabahi, Anda membutuhkan waktu 20 menit sampai setengah jam saja untuk sampai.

Baca juga:  Dara Cantik Dengan Sejuta Talenta

Mulai pada tahun 1983 dulu, Desa Takpala sudah resmi dibuka menjadi desa wisata oleh Dinas Pariwisata Alor. Tak serta merta datang ke desa ini lalu sampai begitu saja, sesaat setelah Anda sampai ke daerah ini Anda harus menaiki sebanyak 21 anak tangga untuk bisa masuk ke Desa Takpala. 

Setelah sampai di sana, Anda akan melihat lopo-lopo yang tertata rapi. Lopo adalah sebutan untuk rumah adat khas Desa Takpala yang mana berupa sebuah limasan. 

Jika Anda ingin mencari pengalaman lebih, Anda bisa mencoba menyelam di pantai  yang berada tak jauh dari Desa Takpala. Pantai di kawasan ini dikenal sebagai pantai dengan wisata air yang bagus untuk menyelam.

Selain akses yang mudah, berwisata ke Desa Takpala adalah ide yang tepat untuk menghabiskan waktu liburan ini. Bahkan, dari Kalabahi, Ibukota Alor atau dari bandara sekitar pun tak membutuhkan waktu yang lama untuk menuju ke desa ini. Jadi, apakah Anda mulai tertarik datang ke Desa Takpala – kepala adat ini? simak artikel selanjutnya untuk traveling tips di Pulau Alor

Blad bread dude with mind full of curiosity. A student of life decide to learn by listening story of million minds of others precious thoughts

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Topics

Advertisement

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id