Connect with us

Tokoh Nasional Indonesia

Hendra Setiawan Anggap Julukan ‘Dewa’ untuk Dirinya Terlalu Berlebihan

Atlet ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan sudah empat kali meraih gelar di kejuaraan dunia. Namun, ia tetap enggan dijuluki sebagai “dewa” karena merasa ada target yang belum ia capai.

badminton, kejuaraan djarum
Photo Credit: @hendrasansan

Dalam dunia bulutangkis Indonesia, nama Hendra Setiawan dikenal sebagai pebulutangkis papan atas. Tercatata, Hendra Setiawan telah meraih empat gelar juara dunia dan menjadi pemegang rekor pebulutangkis tanah air yang memiliki gelar juara terbanyak. Maka, tidak heran jika dirinya sempat dijuluki ‘Dewa’. Akan tetapi dirinya merasa enggan mendapat julukan tersebut.

Piawai dalam Mengatur Emosi

Sosok Hendra Setiawan tidak hanya sekadar piawai dalam melihat ke mana arah shuttlecock dalam pertandingan, tetapi juga piawai dalam mengatur emosinya. Hal tersebut terlihat ketika dirinya tidak memarahi anaknya dan hanya mengingatkannya saja. Contohnya ketika anak-anak rebutan mainan.

Sementara, dalam pertandingan dirinya mengaku tidak pernah marah dan perlu mengatur emosinya dengan baik. Hal ini karena ketika melibatkan emosi saat bertanding, nantinya pola permainan akan berantakan. Meski piawai mengatur emosi dan kalem, namun ketika bertanding justru Hendra Setiawan tidak ingin mengalah untuk meraih kemenangan.

Julukan Dewa Adalah Julukan yang Berlebihan

Kemenangan pasangan Hendra/Ahsan dalam berbagai gelaran kejuaraan bulutangkis internasional membuat pasangan ganda putra tanah air ini banyak mendapat julukan dari masyarakat. Salah satunya adalah julukan ‘Dewa’ bagi Hendra Setiawan. Baginya, julukan tersebut cukup berlebihan dan kurang tepat. 

Menurutnya, jika mendapatkan julukan dewa artinya dalam setiap pertandingan dirinya harus menang dan tak terkalahkan. Sementara, dirinya setiap pertandingan tidak selalu menang. Baginya tiap pertandingan selalu ada yang kalah dan menang.

Baca juga:  Diana Rikasari, Ikuti Kata Hati untuk Gapai Kesuksesan

Mendapat Julukan ‘The Daddies’

Photo Credit: @hendrasansan

Julukan ‘Dewa’ yang disematkan kepada sosok Hendra Setiawan oleh masyarakat baginya dirasa berlebihan. Menurutnya, julukan ‘The Daddies’ lebih tepat. Julukan tersebut dinilai lebih realistis jika dilihat dari kehidupannya di luar lapangan.

Kegiatannya ketika berada di rumah adalah membereskan perabotan rumah. Misalnya saja ketika melihat cucian yang bersih menumpuk dan belum masuk dalam lemari. Hendra Setiawan merasa “gatal” jika tidak merapikannya. Tidak hanya itu, Hendra Setiawan juga aktif ketika ada kegiatan di lingkungannya. Ini dapat dilihat ketika dirinya diminat bermain bulutangkis mewakili RT namun tidak bisa karena ada pertandingan.

Sempat Keluar dari Pelatnas

Henda Setiawan juga sempat keluar dari program pelatnas pada akhir 2018 lalu. Keluarnya Hendra Setiawan ini memang membuat banyak orang bertanya-tanya tentang alasan utama dirinya memutuskan untuk keluar. Sebelum keluar dari pelatnas, Hendra Setiawan sempat bertanya dan berkonsultasi dengan pasangan bermainnya, Ahsan.

Dirinya menanyakan apakah target selanjutnya, apakah ingin lolos olimpiade atau tidak. Baginya, jika ingin lolos olimpiade, maka generasi muda harus diprioritaskan. Setelah keluar dari pelatnas, Hendra Setiawan mengaku kebingungan dalam mencari sponsor. Lalu, terhitung sejak tahun 2019 ini Hendra Setiawan dan Ahsan tidak masuk pelatnas.

Rencana Setelah Pensiun

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya apa yang akan dijalani oleh Hendra Setiawan setelah menjalani masa pensiun nantinya. Kebanyakan para atlet ketika memasuki masa pensiun, mereka lebih memilih untuk berkarir sebagai seorang pelatih. Namun, baginya menjadi pelatik bukanlah hal mudah. Hal yang harus dipastikan adalah, di manakah seorang mantan atlet bulutangkis tersebut melatih.

Baca juga:  Cerita Jemi Ngadiono, Pendiri 1000 Guru yang Sempat Nyaris Putus Sekolah

Bagi Hendra Setiawan, saat ditanya oleh CNN Indonesia ketika menjalani sesi wawancara mengenai kapan dia akan pensiun, ini hanya tergantung waktu saja. Bukan perkara bosan atau tidaknya, melainkan mungkin dirinya akan pensiun ketika sering kalah. Saat ditanya apakah akan pensiun setelah Olimpiade 2020, Hendra Setiawan menjawab belum ada rencana mengenai hal tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Topics

Advertisement

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id