Eco Bike Coffee Pelopor Bisnis Coffee Shop Di Bali

Visi dan misi Eco Bike Coffee

Dalam hal ini pak Bayu dan bu Wahyuni mempunyai perbedaan visi dan misi antara coffeeshop lain yang mulai menjamur di daerah desa batur. Eco Bike Coffee, membangun bisnis mereka dengan konsep petualangan bersepeda sambil belajar tentang kopi, semua kegiatan berlangsung di ladang kopi petani lokal di daerah Kintamani. visi dan misi merekapun bukan sekedar membangun usaha yang sukses melainkan, membantu membantu petani petani lokal dan juga akhirnya membangun ekosistem petani lokal untuk membawa kopi Kintamani menjadi salah satu nama besar di antatara specialty coffee bean industry di dunia. 

Specialty coffee – Kopi Kintamani

kopi kintamani
Doc: Altermedia.id

Eco Bike Coffee sendiri menyajikan specialty coffee, coffee beans, yang telah di olah dari cherry kopi desa batur yang Pak Bayu dan bu Wahyuni beli dari petani petani lokal di sekitaran Kintamani yang terletak di desa Batu. Biji kopi yang mereka kelola memberikan cita rasa kopi yang khas. Dengan maraknya Specialty coffee di dunia pencinta kopi, rasa unik dan after taste yang asam bisa kita icip dari kopi arabica beans yang eco bike coffee process dan roast. Cara penyajian kopi kintamani ini pun bisa di pilih sebagaimana anda suka, dari espresso, aeropress, frenchpress hingga penyajian lokal seperti; kopi tubruk dan kopi susu yang di tambahkan dengan susu kental manis.  

Untuk Sobat Alter yang ingin berpetualang ke Kintamani dan bermain ke Eco Bike Coffee, suasana sekitaran coffee shop Ini memberikan ketenangan tersendiri. selain menikmati specialty coffee, kecantikan dari pemandangan gunung dan danau Batur yang indah, sobat Alter dapat menghirup udara pegunungan yang segar. Sungguh sebuah “hidden gem” yang masih belum banyak orang tau.

Makanan hangat dan sehat yang di sajikan dari hati

menu makanan yang ada di eco bike coffee

Setelah mencoba dan mencicipi makanan yang disajikan seperti, pisang goreng, mozzarela cheese stick dan caesar salad, rasa makanan yang di hidangkan agak berbeda dari yang biasa di sajikan oleh restoran atau cafe lainnya. Dengan menambahkan bahan lokal  khas bali, minyak kelapa olahan warga desa batur, mereka telah menambahkan cita rasa lokal di hidangan mereka. 

Setelah kita berbincang bincang dengan Pak Bayu lebih lanjut, ternyata banyak turis yang menyadari adanya perbedaan rasa dan “lokal twist” di hidangan eco bike coffee sajikan. Selain bahan bahan yang mereka pakai membuat rasa hidangan mereka lebih enak, bahan lokal yang di pilih oleh team Eco Bike Coffee membuat badan kita juga lebih sehat karna di process dengan natural.

Sejuknya udara Kintamani, memerlukan kehangatan lebih dari Eco Bike Coffee

pemandangan tour eco bike coffee
pemandangan tour eco bike coffee

Dengan sejuknya udara Kintamani, kita bisa merasakan kehangatan Ibu Wahyuni dan juga pak Bayu dengan obrolan dan canda tawa kita bersama mereka. Bahkan sampai menjelang sore hari, ternyata mereka menyediakan selimut khusus untuk pengungjung yang datang, supaya kalian merasa hangat di dalam kesejukan angin gunung. Sungguh pengusaha yang sangat memikirkan pengunjungnya!

pemandangan gunung batur, bali
dari teras Coffee Shop

Harapan besar dari kami untuk meneruskan cerita inspiratif ini setiap kali para pengunjung yang datang, tentang process roasting, penyajian, bahkan kerjasama dengan petani sekitar demi kemajuan Petani Kopi Desa Batur, sebagai wujud kerjasama yang baik antara mereka. 

Sekian review dan cerita kita kali ini Sobat Alter! Kita harap cerita Altermedia kali ini menginspirasi kalian semua untuk menjadi pelopor dan juga men-support pelopor lokal seperti Pak Bayu dan Ibu Wahyuni! 

    Tinggalkan Balasan