Connect with us

Tips Inspiratif

Kelebihan dan Kekurangan ASI vs Susu Formula

Ibu ingin yang terbaik untuk anaknya. Termasuk dalam memberikan ASI atau susu formula. Tapi pilihan ini jadi perdebatan. Padahal keduanya punya alasan sendiri.

ASI vs Susu Formula Bayi
Sumber: google image

Altermedia.id – Perdebatan mengenai ASI versus susu formula sudah terjadi sejak lama. Antara ASI dan susu formula, manakah yang lebih baik dan dibutuhkan bayi?

Memang bagi sebagian Sobat Alter sebagai ibu yang kesulitan menghasilkan ASI, susu formula merupakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Namun, jika dibandingkan dengan ASI, susu formula memiliki nilai plus minusnya sendiri.

ASI vs Susu Formula

Untuk melihat lebih jauh mengenai perbedaan ais susu ibu (ASI) dan susu formula ini, berikut adalah lima (5) kelebihan dan kekurangannya masing-masing:

Kelebihan ASI

1.   Memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan bayi. Kandungan nutrisi pada ASI sangat dibutuhkan bayi untuk pembentukan otak dan juga perkembangan tubuh.

2.   Membentuk sistem antibodi alami yang dibutuhkan bayi. ASI dapat membentuk sistem antibodi alami pada bayi sehingga membuat tubuh bayi lebih kebal terhadap penyakit dan alergi

3.   Membentuk berat badan ideal bayi. ASI memberikan nutrisi yang cukup sehingga bayi tidak berisiko mengalami obesitas dan berat badannya tetap terjaga secara ideal.

4.   Menyempurnakan sistem pencernaan si bayi. Pencernaan bayi masih sangat sensitif dan belum sempurna. ASI membantu untuk menyempurnakan pencernaan bayi dengan kandungannya yang kaya akan nutrisi yang aman bagi pencernaan bayi.

5.   Menurunkan risiko terkena penyakit dan alergi. Bayi yang baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga rentan terserang penyakit dan alergi. Dengan mengonsumsi ASI yang cukup akan menurunkan risiko alergi.

Kekurangan ASI

1.   Tidak praktis dan lebih repot. Tidak seperti susu formula yang lebih praktis dan fleksibel, ASI cenderung lebih merepotkan, terutama saat berada di tempat umum. Ibu harus mencari posisi yang nyaman terlebih dahulu sebelum mulai menyusui bayi.

2.   Tidak semua ibu yang baru melahirkan menghasilkan ASI. Banyak ibu yang baru melahirkan tidak bisa menghasilkan ASI atau ASInya jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan bayi sehingga terpaksa beralih ke susu formula.

3.   Rasanya tidak sevariatif susu formula. Karena tidak memiliki varian rasa seperti susu formula, bayi hanya mengonsumsi ASI yang rasanya semacam saja.

4.   Membuat ibu kurang bebas ketika menyusui bayi di tempat umum. Ibu harus mencari tempat yang nyaman terlebih dahulu ketika harus menyusui bayinya.

5.   Bayi kurang gerak. Karena posisi bayi digendong dengan posisi yang menempel pada ibunya, bayi cenderung kurang gerak dan kurang ekspresif.

Kelebihan Susu Formula

1.   Lebih fleksibel. Ibu tidak akan merasa kesulitan untuk memberikan susu formula karena lebih fleksibel dibandingkan dengan ASI yang harus mencari posisi nyaman terlebih dahulu.

2.   Bisa diberikan oleh siapa saja selain ibu. Karena bayi tidak menyusui dengan ibunya langsung seperti ketika memberi ASI, ayah dapat turut berperan memberikan susu formula pada bayi.

3.   Membuat ibu tidak begitu memikirkan makanan apa yang dikonsumsi. Tidak seperti ASI eksklusif yang membuat ibu harus hati-hati dengan apa yang dimakan.

Memberikan susu formula pada bayi membuat ibu bebas makan apa saja karena tidak akan berpengaruh secara langsung pada bayi.

4.   Membuat bayi merasa kenyang lebih lama. Kandungan yang ada dalam susu formula membuat bayi merasa kenyang lebih lama sehingga bayi tidak perlu diberi makan sering-sering dan mengikuti jadwalnya saja.

5.   Meringankan beban wanita karir. Bagi wanita karir, susu formula sangat memudahkan karena ibu bisa sambil bekerja membantu perekonomian keluarga.

Ibu hanya menyiapkan susu formula sesuai jadwal dan bisa menitipkan bayinya pada orang yang paling dipercaya.

Kekurangan Susu Formula

1.   Menimbulkan alergi pada bayi. Pada kasus tertentu, beberapa bayi mengalami alergi akibat susu formula karena tidak cocok dengan kandungan yang ada dalam susu formula tersebut.

2.   Sulit dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna. Susu formula memiliki kandungan yang lebih berat untuk dicerna oleh bayi sehingga tidak jarang membuat bayi mengalami diare jika tidak cocok dengan kandungan yang ada dalam susu formula.

3.   Membuat bayi jadi rentan terhadap penyakit. Tidak semua bayi cocok dengan susu formula yang dipilihkan oleh orang tuanya sehingga bukannya membuat bayi kebal terhadap penyakit, susu formula justru membuat bayi jadi rentan penyakit.

4.   Membebani ginjal bayi. Kandungan susu formula yang lebih berat dari ASI akan membuat sistem pencernaan bayi kesulitan untuk mencernanya sekaligus membebani ginjal bayi.

5.   Rentan terkontaminasi oleh kuman. Jika tidak bisa menjaga kebersihan botol susu formula bayi dengan baik akan membuat rentan terkontaminasi oleh kuman sehingga berpengaruh pada kesehatan bayi.

Tidak jarang bayi mengalami diare karena pencernaan yang terganggu akibat kontaminasi kuman pada botol susu formula.

Itulah tadi kelebihan dan kekurangan ASI vs susu formula. Selain poin-poin di atas, sebenarnya ada banyak lagi kelebihan masing-masing yang patut dipertimbangkan oleh para orangtua sebelum memutuskan memberi makan apa untuk bayinya yang baru lahir.

Pikirkan baik-baik kelebihan dan kekurangan masing-masing dari ASI vs susu formula untuk memutuskan mana yang terbaik.

Blad bread dude with mind full of curiosity. A student of life decide to learn by listening story of million minds of others precious thoughts

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2020 Altermedia.id