Connect with us

Tokoh Alter Media

6 Pemuda penemu permata di Pulau Alor

Bermula dari hobi traveling, 6 orang pemuda Indonesia berangan memiliki dive shop di wilayah timur Indonesia. Maul, Acionk, Farhan, Willy, Rendy dan Jepri memulai pencarian pada tahun 2014 dan berlabu pada pulau Alor pada Tahun 2015, Sejak saat tersebut, mereka menjadikan pulau Alor rumah baru mereka.

Bendera Merah Putih berkibar

kapan air dive alor mulai berdiri
(kiri ke kanan: Acionk, Willy dan Bram menjadi tombak opersional Air Dive Alor)

Air Dive Alor pada tahun 2016 mulai beroperasi, dengan menancapkan bendera indonesia pertama pada bagian depan tanah kontrakan yang mereka sewa dari penduduk Alor, willy dan acionk yang mendapat bagian untuk tinggal dan mengatur operasional hari – hari Air Dive Alor

Permata dipantai Alor

Acionk selalu menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan penduduk sekitar

Bagai batu permata yang belum berharga pada saat ditemukan, 6 orang pemuda ini mulai membentuk Air Dive Alor seperti mimpi awal mereka. Penuh dengan pemikiran dan kecintaan pada pulau ini, usaha mereka diterima baik oleh penduduk sekitar, bahkan tidak sedikit yang antri untuk dipekerjakan oleh Air Dive Alor. 

3 tahun sudah waktu berjalan, melihat kebelakang dan mengenang perkembangan mereka dari awal adalah sesuatu yang membanggakan bukan bagi mereka sendiri, namun hal ini juga dirasakan oleh para pekerja yang turut membantu mendirikan Air Dive Alor dari awal.

Tuan rumah ditanah air sendiri

alor punya kapal sendiri ga sih?
Mengajak penduduk sekitar mencoba kapal baru Air Dive

Mampu bersaing dengan dive shop sekitar yang dimiliki oleh orang asing, Air Dive Alor menjadi tempat favorite bagi para pecinta diving lokal maupun asing. Dengan menunjukan ramah tamah budaya Indonesia, mereka memperlakukan para pengunjung seperti keluarga, hal ini terlihat dari kekompakan pada saat makan malam. Topik perbincangan pun tidak lepas dari jenis ikan laut, teknik diving dan wisata bawah laut selalu menjadi pembahasan pada saat makan malam.

Baca juga:  Teknologi Milenial Untuk Menjaga Lingkungan (Hutan)

Kontribusi kepada pulau Alor

air dive alor
Gerakan bersih – bersih pantai bersama anak – anak penduduk sekitar

Kontribusi kepada agama dan adat, mengajarkan diving kepada anak – anak, mengajarkan bahasa inggris dan melestarikan ekosistem laut, itu hanya sebagai kecil dari kontribusi Air Dive Alor yang mau mereka ucapkan, banyak hal lain yang tidak ingin diucapkan namun terlihat dari cara mereka berinteraksi dengan penduduk sekitar. 

Bagaimana Sobat Alter? Kalian punya visi yang belum terwujud? Nonton video diatas untuk mendapatkan inspirasi bagaimana pertemanan mereka dapat melakukan dampak yang besar bagi lingkungan dan penduduk Indonesia. Seperti mereka, kita bisa menjadi Tuan Rumah di Tanah Air sendiri. Salam Alternative!

Blad bread dude with mind full of curiosity. A student of life decide to learn by listening story of million minds of others precious thoughts

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Topics

Trending

Copyright © 2019 Altermedia.id